expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>

Rabu, 13 April 2016

ARGO WISATA PASIR HIJAU - DESA MATTONE - PAGATAN - KALIMANTAN SELATAN (EDISI BKL 2016)



Argo Wisata Pasir Hijau
Argo Wisata Pasir hijau adalah sebuah perkebunan sayur dengan luas kurang  lebih 2,5 hektar yang cukup unik karena penanamann dilakukan dengan media pasir. Argo Wisata Pasir Hijau terdapat di Desa Mattone. Pada tahun 2012 Desa Mattone memiliki ikon baru di bidang pertanian, yakni Pasir Hijau, nama yang diberikan langsung oleh istri Gubernur Kalimantan Selatan. Dinamai Pasir Hijau karena keunikannya, tanaman dan sayur-sayuran yang dapat tumbuh subur di atas pasir pesisir Pantai Pagatan.. Adapun yang memprakasai berkebun dengan media pasir ini adalah Bapak Trisnu yang merupakan seorang warga di Desa Mattone yang sayangnya tidak dapat kami ketemui dikarenakan beliau telah pindah ke luar desa. Kami sempat mewawancarai Ibu Nurbayani, salah seorang petani di Argo Wisata Pasir Hijau asal Banjarmasin yang telah berkebun dengan media pasir selama 10 tahun. Dari penuturan beliau kami mengetahui bahwa :
1.     Tanaman yang biasa ditanam adalah sawi, bayam dan kangkung.
2.     Tanaman tanaman tersebut ditanam di bedag – bedag dengan ukuran bedag 10 x 2 meter.
3.     Penyemaian dilakukan tanpa polybag melainkan langsung disemai di bedag, dalam satu bedag diperlukan 1 – 4 bungkus bibit tanaman.
4.     Waktu yang dibutuhkan dari penebaran bibit sampai menjadi sayuran siap panen adalah 28 hari.
5.     Setelah bibit mulai tumbuh makan akan dipindah ke bedeng lain dann ditutup dengan parranet agar tidak terkena sinar matahari langsung.
6.     Pupuk yang dipakai adalah pupuk kandang dan pupuk urea. Dimana pupuk urea hanya digunakan sebagai pelengkap karena pupuk kandang lah yang berperan penting dalam penunjang pertumbuhan tumbuhan.
7.     Tanah yang terdapat di bedag – bedag adalah murni 100% campuran antara pasir yang digemburkan dengan pupuk, tanpa ada campuran tanah.
8.     Penanaman sayur di perkebunan ini tidak membutuhkan jarak antar tanaman seperti yang biasa dijumpai pada perkebunan kelapa sawit.
9.     Tanaman di sini dapat ditanam di segala musim, baik musim hujan maupun musim kemarau. Namun, saat musim penghujan ppetani sedikit dirugikan mengingat media penanaman adalah pasir yang dimana pasir suka untuk larut terbawa oleh air hujan.
10.  Tanaman yang sukar untuk ditanam dimedia pasir adalah tanaman buah – buahan dan tanaman terong, ini dikarenakan para petani belum mengetahui bagaimana cara membrantas hama dan penyakit tumbuhan pada tanaman – tanaman tersebut.
11. Penyakit yang masih marak muncul adalah penyakit kangker batang pada tanaman bayam.
12. Saat musim kemarau dilakukan penyiraman sebanyak 3 kali sehari sedangkan saat musim penghujan akan disiram sekali sehari.
13. Seorang petani ditugaskan menggarap 30 x 30 meter.
14. Hasil panen dijual ke pasar – pasar terdekat maupun ada juga beberapa pembeli yang datang untuk membeli.
15. Harga sayuran dipasaran = 3000/ ikat.

BKL SMA KRISTEN KANAAN BANJARMASIN 2016

Belajar Kerja Lapangan atau yang disingkat BKL adalah acara tahunan Sekolah Kristen Kanaan Banjarmasin khususnya jenjang SMA. BKL dilakukan oleh siswa – siswi yang berada pada kelas XI baik jurusan IPA ataupun IPS.  BKL biasanya dilakukan selama 3 hari 2 malam dan didampingi oleh beberapa guru pendamping. Adapun BKL tahun ini dilakukan pada tanggal 17 – 19 Febuari 2016 silam di Desa Mattone (Bagian perkebunan bermedia pasir ), Desa Manurung ( Bagian pembuatan tenun pagatan) dan Desa Paguruyung ( Bagian pembuatan kapal ) yang berada di Kota Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan dan didampingi oleh 8 orang guru pedamping yaitu : Bapak Andreas Kalelu, Ibu Eka, Ibu Sinar, Mam Hanny selaku ketua BKL, Ibu Kristina Saragih, Miss Risma, Bapak Dendri dan juga Bapak Jhonson. Dan kami di kelompok 6 mendapatkan kesempatan untuk melihat perkebunan bermediakan pasir di Desa Mattone. Kami juga mendapat kesempatan untuk mengajar anak kelas 2 di SDN Kampung Baru di desa tersebut.
Pada tanggal 17 Febuari, kami bersama ke-7 kelompok lainnya berkumpul di sekolah pada pukul 06.00 WITA. Setelah sarapan bersama dan preparing, kami berangkat menuju Kota Pagatan pada pukul 07.10 menggunakan Bis dan ada juga yang menggunakan mobil carteran. Perjalanan kami mulai dengan semangat dan mengasikan, hingga tiba – tiba perjalanan kami harus terhenti karena salah satu Bis ( bis gereja ) mengalami pecah ban. Kami pun bergotong royong untuk mengganti ban bis tersebut, setelah itu perjalanan kami lanjutkan kembali. Kami sempat berhenti di SPBU Asam – Asam untuk beristirahat sejenak dan pergi ke WC. Kurang lebih pukul 13.20 kami sampai di  Penginapan Shangrilla yang notabene merupakan penginapan bagi para siswi selama berada di kota Pagatan. Setelah membongkar muatan, kami mendapatkan makan siang berupa nasi, ayam goreng, sambel dan lalapan. Setelah makan para siswi dipersilahkan melihat kamar dan beristirahat sedangkan para siswa diantar ke Penginapan Pada Idi. Pada pukul 18.00 kami makan malam bersama dengan menu nasi, ayam goreng, lalapan dan sambal. Setelah makan malam kami melakukan diskusi perkelompok untuk persiapan terjun ke lapangan keesokan harinya. Pukul 20.00 kami melakukan ibadah malam bersama seluruh kelompok dan kemudian kami disuruh tidur pada pukul 21.00 WITA.
Keesokan harinya, tanggal 18 Febuari kami dibangunkan pada pukul 05.00 dan doa pagi bersama di masing – masing penginapan. Kemudian kami mandi dan pukul 07.00 kami sarapan bersama dengan menu nasi dan ayam goreng. 07.30 kami seharusnya dijadwalkan untuk memulai perjalanan ke desa yang sudah ditentukan sebelumnya. Namun, untuk kelompok yang ditempatkan di Desa Mattone seperti kelompok kami, kami diharuskan menunggu Mam. Hanny dan Miss. Risma kembali dari mengantarkan barang – barang AKSOS. Setelah kedua guru tercinta kami ini kembali dari mengantar barang AKSOS, kami memulai perjalanan dengan berjalan kaki menyusuri pesisir pantai Pagatan sejauh kurang lebih 8 Km. Kami berjalan ditemani suara deburan ombak dan teriknya sengatan matahari yang mulai mengobarkan dirinya.
Setelah melakukan perjalanan panjang, melewati bebatuan gunung, naik turun dermaga dan melewati bagian bawah dari sebuah jembatan kami pun menemukan titik terang! Kami berhenti di sebuah monument 07 Febuari kebangaan kota Pagatan dan berfoto sebentar, setelah itu kami melanjutkan perjalanan kami kembali. Dan syukurnya perjalanan kami kali ini tidak mengharuskan kami melewati medan yang terjal dan berat, melainkan kami melewati jalanan beraspal. Kami pun sempat berhenti disebuah warung untuk membeli minum, snak, makanan, kerupuk, kecap, dan lain sebagainya. Setelah itu, kami melanjutkan perjalanan ke SDN Kampung Baru untuk melaksanakan AKSOS dan sedikit berbagi ilmu disana.
Tak berapa lama kemudian, kami pun sampai di SDN tersebut dan menuju ke ruang gurunya untuk bertemu dengan guru disana dan sempat bercengkrama sebentar. Kelompok VI diwakilkan oleh Leo dan Naga. Setelah sedikit berdialog, kami meminta izin untuk dapat bertmu dengan siswa – siswi disitu, dan untungnya kami diperbolehkan mengajar. Kami pun membawa bingkisan yang berisikan buku gambar, pensil warna, dan pensil yang telah dipersiapkan untuk dibagikan kepada siswa – siswi dikelas. Sebelumnya kami telah meemilih untuk berbagi ilmu kepada murid kelas 2 di SDN tersebut, dan kami pun menuju ruang kelas 2. Kami senang sekali dapat berbagi ilmu di SDN itu.
Setelah sejam kami berbagi ilmu dan sempat berfoto ria, kami pun melanjutkan perjalanan ke daerah Argo Wisata Pasir Hijau. Setelah sampai, kami melakukan wawancara dapn penelitian kecil disitu dan kami pun pulang dengan membawa sekantung sawi segar.
Perjalanan pulang tak berbeda dengan perjalanan yang kami tempuh saat kami berangkat, menyusuri pantai! Ditengah teriknya matahari dan jam menunjukan pukul 11.00. Sesampainya di penginapan Shangrilla, kami mendapat makan siang yang tak lain adalah nasi dan ayam lagi. Kami tetap bersyukur atas apa yang telah disediakan. Setelah makan siang, kami diberi waktu istirahat sampai jam 3 sore. Dan kami mandi sore. Kemudian kami makan malam dan diberi waktu untuk berdiskusi serta  menuliskan suka duka serta pesan dan kesan selama mengikuti BKL ini. Kemudian kami melakukan ibadah malam dan tertidr dengan pulasnya karena kelelahan.
Keesokan harinya kami dibangunkan jam 06.00 dan disambut oleh padamnya lampu di penginapan. Setelah ibadah pagi, kami diperbolehkan bebas sampai jam 07.00 sembari menunggu sarapan datang. Waktu yang tak panjang pn banyak digunakan untuk berfoto ria. Kemudian setelah makanan datang, kami dibagi makanan per kelompok dan makanan kali ini adalah nasi uduk dengan telur dadar. Setelah makan kami mendengarkan briefing untuk kegiatan outbond air yang akan dilakukan hari ini. Setelah itu kami terjun ke pesisir pantai untuk outbond. Outbound kali ini memiliki 3 games. Setelah selesai outbond, kami diberi waktu bebas untuk berenang sampai jam 10. Setelah itu kami berberes dan makan siang dengan nasi goreng. Setelah makan kami mendengarkan sepatah dua patah kata dari Mam. Hanny selaku ketua penyelenggara BKL tahun ini.
Setelah itu, kami pulang ke Banjarmasin pada pukul  12.15 dan sampai disekolah pukul 18.30 WITA.

SATURNUS



berikut 10 fakta menarik Planet Saturnus yang mungkin belum anda ketahui :

1. Tak Bisa Di Pijak


Planet Saturnus sebagian besar terbuat dari gas yang sebagian besar di dominasi helium.Kita tidak bisa berdiri/mendarat di permukaan planet ini seperti yang kita lakukan di Bumi karena planet ini adalah planet gas,bukan planet batuan seperti Bumi dan Mars. Baca : Inilah Batu Terbesar Yang Diketahui Manusia

2. Tebal Cincin


Cincin Saturnus sangat besar tapi tipis.Sangat menarik untuk mengetahui bahwa cincin utama planet ini membentang hampir mencapai jarak Bumi dan Bulan.Namun cincin ini hanya memiliki tebal sekitar 1 kilometer.Baca : Usia Cincin Saturnus Terungkap


3. Penglihatan Dari Bumi


Jika kita melihat Saturnus dari Bumi menggunakan teleskop,hanya cincinnya saja yang terlihat.


4. Satelit Saturnus


Saturnus memiliki 53 bulan yang sudah memiliki nama ditambah 16 bulan tambahan yang menunggu untuk konfirmasi secara resmi.

5. Wahana Pertama Yang Mengeksplorasi Saturnus

Pesawat ruang angkasa pertama yang terbang dekat Saturnus adalah Pioneer 11, yang diluncurkan pada tahun 1973 dan tiba di Saturnus pada tahun 1979.

6. Hari Di Saturnus

Di Bumi,satu hari sama dengan 24 jam.Sedangkan di Saturnus, 1 hari hanya berlangsung 10 jam 39 menit.

7. Planet Paling Datar Di Tata Surya

Saturnus berputar pada kecepatan 6.200 mil per jam yang menghasilkan tonjolan di khatulistiwa dan kutub yang datar. Ada juga yang mengatakan bahwa Saturnus adalah planet paling datar di tata surya.

8. Keunikan Titan

Titan adalah bulan terbesar Saturnus dan merupakan satu-satunya bulan yang dikenal yang memiliki atmosfer yang cukup besar, yaitu sekitar 370 mil, 10 kali lebih tebal dari atmosfer bumi.

9. Setahun Di Saturnus

Karena Saturnus lebih jauh dari Matahari,planet ini akan memakan waktu hampir 30 tahun waktu Bumi untuk mengorbit Matahari.

10. Jumlah Wahana Yang Pernah Mengunjungi Saturnus 

Saturnus hanya dikunjungi 4 kali oleh wahana luar angkasa, yaitu Pioneer 11, pada tahun 1979, yang merupakan wahana pertama yang mencapai Saturnus.Berikutnya datang Voyager 1 pada tahun 1980, kemudian Voyager 2 pada tahun 1981 dan akhirnya Cassini pada tahun 2004. Sampai saat ini,Cassini masih mengorbit disekitar Saturnus dan mengirim gambar cincin dan bulan-bulan Saturnus kembali ke Bumi.

Saturnus
Planet ini memiliki struktur hampir sama dengan Jupiter. Jauhnya dari matahari sekitar 9,5 SA atau kira-kira 1.431 juta km. Diameter Saturnus pada ekuator sepanjang 120.000 km. Revolusi Saturnus selama 29,46 tahun.  Rotasinya selama 10 jam 14 menit.

KIMIA



HAKIKAT KIMIA

Nama ilmu kimia berasal dari bahasa Arab, yaitu al-kimia yang artinya perubahan materi, oleh ilmuwan Arab Jabir ibn Hayyan (tahun 700-778). Ini berarti, ilmu kimia secara singkat dapat diartikan sebagai ilmu yang mempelajari rekayasa materi, yaitu mengubah materi menjadi materi lain. Secara lengkapnya, ilmu kimia adalah ilmu mempelajari tentang susunan, struktur, sifat, perubahan serta energi yang menyertai perubahan suatu zat atau materi. Zat atau materi itu sendiri adalah segala sesuatu yang menempati ruang dan mempunyai massa.
Susunan materi mencakup komponen-komponen pembentuk materi dan perbandingan tiap komponen tersebut. Struktur materi mencakup struktur partikel-partikel penyusun suatu materi atau menggambarkan bagaimana atom-atom penyusun materi tersebut saling berikatan. Sifat materi mencakup sifat fisis (wujud dan penampilan) dan sifat kimia. Sifat suatu materi dipengaruhi oleh : susunan dan struktur dari materi tersebut.  Perubahan materi meliputi perubahan fisis/fisika (wujud) dan perubahan kimia (menghasilkan zat baru). Energi yang menyertai perubahan materi  menyangkut banyaknya energi yang menyertai sejumlah materi dan asal-usul energi itu.

Berfikir radikal merupakan awal lahirnya kimia. Dahulu, ilmuwan menganggap secara radikal atau bebas tentang definisi atom dan model atom. Pikiran radikal diperoleh dari dari kemauan dan kemampuan suatu otak untuk memikirkan sesuatu yang abstrak ataupun empriris. Cara berpikir radikal ini, mempunyai manfaat yang besar dalam perkembangan dunia kimia. Salah satu mendorong ilmuwan untuk melakukan perenungan berpikir untuk menemukan kelanjutan dari pikiran radikalnya. Banyak sekali muncul teori-teori tentang atom yang yang diawali oleh berfikir yang pokok atau fundamental dari fenomena dasar mengenai penyusun suatu materi.



Hakekat ilmu kimia adalah bahwa benda itu bisa mengalami perubahan bentuk, maupun susunan partikelnya menjadi bentuk yang lain sehingga terjadi deformasi, perubahan letak susunan, ini mempengaruhi sifat-sifat yang berbeda dengan wujud yang semula.
Fakta yang terdapat di alam mempunyai banyak hubungan dengan ilmu kimia. Dari ciri pemikiran filsafat yang telah dipelajari mempunyai arti besar dalam menumbuhkan sikap kritis terhadap suatu fakta. Sikap kritis ini merangsang otak untuk mengajukan berbagi pertanyaan terhadap fenomena yang ada. Sebagai contoh ; fakta kimia yaitu larutan elektrolit dan non-elektrolit. Dari sikap kritis muncul pertanyaan ; apa yang menyebabkan larutan elektrolit dapat menghantarkan arus listrik dan apa yang menyebabkan larutan non-elektrolit tidak dapat menghantarkan arus listrik, bagaimana ciri-ciri larutan elektrolit dan non-elektrolit, dan lain-lain.

 Ilmu kimia diperlukan dan terlibat dalam kegiatan industri dan perdagangan, kesehatan, dan berbagai bidang lain. Kedepan, Ilmu Kimia sangat berperan dalam penemuan dan pengembangan material dan sumber energi baru yang lebih bermanfaat, bernilai ekonomis tinggi, dan lebih ramah lingkungan.
Metode ilmiah atau proses ilmiah (bahasa Inggris: scientific method) merupakan proses keilmuan untuk memperoleh pengetahuan secara sistematis berdasarkan bukti fisis. Ilmuwan melakukan pengamatan serta membentuk hipotesis dalam usahanya untuk menjelaskan fenomena alam. Prediksi yang dibuat berdasarkan hipotesis tersebut diuji dengan melakukan eksperimen. Jika suatu hipotesis lolos uji berkali-kali, hipotesis tersebut dapat menjadi suatu teori ilmiah.
Keselamatan kerja laboratorium merupakan salah satu aspek penting yang harus diperhatikan. Ibarat seseorang yang tengah berjalan di jalan raya, bekerja di laboratorium juga memerlukan rambu-rambu sehingga selama dalam perjalanan dapat sampai tujuan dengan selamat. Kecelakaan dapat terjadi bukan hanya karena tidak memperhatikan etika berkendara dan rambu-rambu lalu lintas, tetapi juga dapat terjadi ketika ada orang lain yang lalai. Sama halnya dengan kecelakaan kerja di laboratorium, tentu bukanlah kejadian yang disengaja, tetapi bisa terjadi apabila ada kelalaian dari diri sendiri dan orang lain. Artinya, semua pihak sangat berperan dalam menerapkan budaya keselamatan kerja.
Bekerja di laboratorium dengan nyaman akan mempengaruhi kelancaran aktivitas kerja dan kecelakaan kerja dapat dihindari. Kecelakaan kerja di laboratorium bisa menimbulkan kerugian materi serta adanya korban manusia. Kecelakaan kerja dapat menyebabkan korban mengalami luka, cacat fisik, gangguan kesehatan, trauma, bahkan dapat mengancam nyawa seseorang. Semua kemungkinan ini dapat dicegah dengan memperhatikan pedoman keselamatan kerja.
Kecelakaan kerja yang terjadi di laboratorium bisa saja terjadi setiap saat. Banyak alasan terjadinya kecelakaan kerja, diantaranya adalah :
1. Faktor manusia
Kelalaian manusia yang kurang memperhatikan aspek keselamatan kerja sehingga dapat merugikan diri sendiri dan orang lain. Kelalaian manusia juga dapat terjadi karena belum memahami panduan keselamatan kerja dengan benar. Perilaku baik akan terbawa setiap saat jika telah menjadi kebiasaan dalam kehidupan seseorang. Begitu pula budaya keselamatan kerja akan terbangun apabila selalu ada pembiasaan dalam setiap aktivitas di laboratorium.
Kelalaian kecil yang dibiarkan akan membuat seseorang merasakan bahwa tidak lagi tampak ada kelalaian yang telah ditinggalkan. Jika kebiasaan kecil saja mudah diabaikan maka untuk melakukan kebiasaan besar pasti dengan mudah dilupakan. Kebiasaan bekerja sesuai dengan prosedur yang benar akan terbawa jika kebiasaan kecil dalam memperhatikan aspek keselamatan kerja selalu dibiasaan dari hal-hal yang paling sederhana. Mengenakan sepatu tertutup saat bekerja di laboratorium merupakan kebiasaan kecil. Jika sekali dua kali bekerja dengan sepatu terbuka tetap aman, biasanya akan merasa sama saja mengenakan sepatu terbuka atau tertutup sehingga tidak ada kekhawatiran lagi jika tumpahan atau percikan bahan kimia setiap saat bisa terjadi.
2. Bahan kimia
Penanganan bahan kimia yang tidak sesuai menjadi salah satu faktor terjadinya kecelakaan kerja. Penyimpanan bahan kimia harus mempertimbangkan kualifikasi dan sifat bahan. Bahan kimia tidak harus disimpan sesuai dengan urutan abjad. Penyimpanan bahan cair dan padat harus terpisah dan harus disesuaikan dengan sifatnya. Bahan cair yang telah diencerkan dan bahan padat yang telah dibuat dalam larutan harus disimpan dalam wadah yang sesuai dan diberi label. Label bahan kimia minimal menyertakan nama, konsentrasi, dan tanggal pembuatan. Bahan kimia yang tidak mempunyai label harus disingkirkan dan tidak diperbolehkan untuk digunakan, jika perlu ditelusur identitasnya.
Mereaksikan bahan kimia harus sesuai dengan prosedur kerja dengan memperhatikan sifat bahan kimia yang digunakan. Sebelum mereaksikan atau mencampurkan bahan kimia, paling tidak jumlah yang digunakan telah diketahui dengan pasti dan tersedia petunjuk teknik mereaksikan atau pencampurannya. Mengenal sifat bahan kimia menjadi suatu keharusan sebelum berinteraksi dengan bahan kimia.
Pemindahan atau pengambilan bahan kimia dilakukan sesuai dengan prosedur yang benar. Penanganan tumpahan atau percikan bahan kimia perlu diketahui sebelum bekerja di laboratorium. Tumpahan atau percikan bahan yang mengenai meja atau lantai perlu ditangani secara tepat. Apabila mengenai kulit atau mata harus mengetahui tindakan atau pertolongan pertama yang dapat dilakukan.
3. Alat dan instrumentasi
Penggunaan alat-alat gelas laboratorium yang tidak sesuai dengan fungsi dan cara pemakaian yang benar dapat menimbulkan resiko kecelakaan kerja. Menuangkan larutan asam ke dalam buret tanpa bantuan corong gelas atau dengan menaiki meja kerja dapat menyebabkan resiko percikan bahan kimia di wajah atau tangan. Alat gelas yang telah berkurang fungsi dan kegunaannya, seperti ada bagian yang telah hilang, retak atau pecah sebaiknya tidak lagi digunakan. Instrumentasi yang tidak layak pakai juga tidak digunakan, seperti necara yang telah rusak sehingga menimbulkan kesalahan penimbangan, dapat berakibat kesalahan dalam pembuatan bahan atau campuran reaksi. Sentrifuge yang rusak sebaiknya tidak digunakan.
4. Sarana dan prasarana penunjang
Saluran air bersih di laboratorium harus tersedia dengan baik untuk keperluan kebersihan, penanganan kecelakaan, sebagai pendingin proses distilasi, ekstraksi, atau refluks serta berbagai keperluan lainnya. Saluran listrik yang digunakan selalu diperiksa secara rutin dan harus dilengkapi pengontrol otomatis apabila terjadi hubungan arus pendek.
Idealnya setiap laboratorium mempunyai program pelatihan teknik laboratorium atau kesehatan dan keselamatan kerja kimia. Paling tidak sebelum bekerja di laboratorium, telah dibekali dengan beberapa hal penting yang harus dipahami, diantaranya adalah :
  1. Memahami tata tertib atau aturan mendasar bekerja di laboratorium termasuk kekhususan untuk setiap laboratorium.
  2. Memahami prosedur kerja yang akan dilakukan selama bekerja di laboratorium
  3. Mempersiapkan perlengkapan keselamatan kerja sesuai dengan kebutuhan
  4. Memahami hal-hal yang berkaitan dengan pertolongan pertama pada kecelakaan kerja di laboratorium
  5. Mempersiapkan kertas kerja yang diperlukan


PERANAN KIMIA UNTUK KEHIDUPAN

Manfaat Ilmu Kimia Dalam Kehidupan Sehari-hari

Tahukan Anda bahwa manfaat ilmu kimia cukup banyak bagi kehidupan manusia? Sebelum mengetahui lebih jauh manfaat ilmu kimia lebih lanjut, berkenalan dengan ilmu kimia rasanya sama sekali tidak ada salahnya. Ilmu kimia merupakan cabang ilmu pengetahuan alam yang mempelajari sifat-sifat, struktur, komposisi, dan perubahan materi, serta energi yang menyertai perubahan materi. Ilmu kimia erat kaitannya dengan kehidupan manusia sehari-hari.
Hal-hal yang terkait dengan makanan, pakaian, bahan bakar, obat-obatan, bahan konstruksi bangunan, bahan industri elektronik, dan bahan produk yang melibatkan ilmu kimia. Oleh karena itu, manfaat ilmu kimia sangat dirasakan dalam kehidupan dan berbagai bidang kajian keilmuan.
Setiap orang mempunyai pandangan tersendiri terhadap ilmu kimia dan manfaat ilmu kimia bagi kehidupan. Ada yang berpandangan negatif, ada pula yang menerima kehadirannya. Mereka yang berpandangan negatif adalah orang-orang yang belum memahami betapa penting manfaat ilmu kimia dalam kehidupan ini, kurangnya ilmu pengetahuanbisa menjadi penyebab utamanya.
Mereka menganggap bahwa hal-hal yang berkaitan dengan kimia akan berhubungan dengan zat-zat berbahaya yang mengandung racun.  Ditambah lagi kesan yang dominan timbul di kalangan masyarakat umum mengenai kimia adalah kesan negatif dibandingkan dengan manfaatnya.  Sehingga manfaat ilmu kimia semakin tersamarkan. Kesan negatif ini timbul sebagai akibat dari sering terjadinya penyalahgunaan ilmu kimia atau kesalahan penanganan dalam penerapan ilmu kimia.
Banyak persoalan yang belum terungkap secara baik di kalangan masyarakat mengenai ilmu kimia dan manfaat ilmu kimia itu sendiri, dikarenakan pemahaman mengenai ilmu tersebut masih terbatas.
Untuk lebih mengakrabkan ilmu kimia serta manfaat ilmu kimia bagi kehidupan manusia berbagai cara pun harus dilakukan. Efektivitas dan efisiensi pun diperlukan  untuk kemajuan ilmu pengetahuan, kemajuanteknologi, dan peningkatan kualitas hidup.
Mengingat pentingnya manfaat ilmu kimia dalam hidup, tidaklah mengherankan jika kemudian ilmu kimia terus dikembangkan. Berbagaipenelitian tentang apapun terus dilakukan. Penemuan terus dilahirkan. Itu semua bertujuan untuk kehidupan masyarakat banyak. Berbanding terbalik dengan ilmu kimia yang cenderung tidak banyak disukai, manfaat ilmu kimia justru diminati dan dibutuhkan oleh manusia itu sendiri.

Manfaat Ilmu Kimia – Cabang Ilmu Kimia

Sebelum benar-benar mengetahui manfaat ilmu kimia untuk kehidupan, ada baiknya jika kita mengenal ilmu kimia lebih jauh. Ilmu kimia dibagi menjadi beberapa bagian, bagian-bagian tersebut nantinya memiliki dan mewakili manfaat ilmu kimia yang berbeda dalam setiap cabangnya. Cabang ilmu kimia di antaranya adalah,
  • Kimia Organik. Bidang ini memusatkan kajian pada penelitian tentang senyawa-senyawa organik (senyawa hidrokarbon), seperti alkohol, bensin, solar, dan lain-lain.
  • Kimia Anorganik. Bidang ini memusatkan kajian pada penelitian senyawa-senyawa anorganik seperti garam-garam, mineral-mineral, dan lain-lain.
  • Biokimia. Bidang ini berkaitan dengan ilmu biologi, khususnya mengenai sifat dan komposisi senyawa serta hasil reaksi perubahannya. Senyawa-senyawa yang dipelajari meliputikarbohidrat, protein, lemak, vitamin, enzim, hormon, dan lain-lain.
  • Kimia Analitik. Bidang ini berkaitan dengan penentuan kimia kualitatif dan kuantitatif, yang lebih diarahkan pada pengembangan dan aplikasi peralatan analitik yang semakin canggih.
  • Kimia Lingkungan. Bidang ini memusatkan kajian pada masalah-masalah lingkungan seperti pencemaran, penanganan limbah atau sampah, penanganan air bersih, dan lain-lain.
  • Kimia Inti (Radiokimia). Bidang ini memusatkan kajian pada penelitian mengenai zat-zat radioaktif, penanganan dan pemanfaatannya seperti untuk pengobatan (kedokteran),pertanian dan hidrologi.
  • Kimia Farmasi. Bidang ini memusatkan kajian pada penelitian mengenai pemisahan (isolasi), pembuatan (sintesis), dan pengembangan bahan-bahan alam yang mengandung zat-zat aktif untuk obat.
  • Kimia Fisik. Bidang ini berkaitan dengan ilmu fisika, sehingga memusatkan kajian pada penelitian tentang energi yang menyertai reaksi kimia, sifat fisik kimia, dan perubahan senyawa kimia.
  • Kimia Pangan. Bidang ini memusatkan kajian pada penelitian untuk mengembangkan kualitas bahan pangan, zat-zat aditifmakanan, dan hal-hal yang berkaitan dengan kebutuhan pangan.

Manfaat Ilmu Kimia untuk Berbagai Bidang

Ilmu kimia memiliki kedudukan yang penting dan diperlukan oleh bidang ilmu lainnya. Beberapa manfaat yang sebenarnya itu merupakan manfaat ilmu kimia dalam kehidupan manusia bahkan tidak begitu disadari. Berikut ini adalah beberapa manfaat ilmu kimia dalam kehidupan manusia yang tidak bisa digantikan oleh ilmu yang lain.

1. Manfaat Ilmu Kimia – Bidang Kedokteran

Manfaat ilmu kimia yang pertama pada kehidupan manusia adalah dalam bidang kedokteran. Untuk membantu penyembuhan pasien yang mengidap suatu penyakit, digunakan obat-obatan yang dibuat berdasarkan hasil riset terhadap proses dan reaksi kimia bahan-bahan yang berkhasiat yang dilakukan dalam cabang kimia farmasi.

2. Manfaat Ilmu Kimia – Bidang Pertanian

Mungkin Anda bingung, apa hubungan antara ilmu kimia dan bidangpertanian, lalu apa manfaat ilmu kimia bagi bidang pertanian? Baiklah, bukankah untuk mengembalikan kesuburan tanah, perlu dilakukan penambahan pupuk, sedangkan hama dapat diatasi dengan penambahan pestisida. Manfaat dan bahaya penggunaan pupuk dan pestisida harus dipahami sehingga tidak terjadi kesalahan dalam penggunaannya. Hal yang harus diingat adalah pupuk dan pestisida adalah “produk” dari ilmu kimia.

 

3. Manfaat Ilmu Kimia – Bidang Geologi

Bidang ini berkaitan dengan penelitian batu-batuan (mineral) dan pertambangan gas dan minyak bumi. Proses penentuan unsur-unsur yang menyusun mineral dan tahap pendahuluan untuk eksplorasi, menggunakan dasar-dasar ilmu kimia. Manfaat ilmu kimia dalam bidang ini untuk membantu memahami serta mengerti temuan para peneliti tentang bebatuan atau “benda-benda” alam.

4. Manfaat Ilmu Kimia – Bidang Biologi

Bidang ini khusus mempelajari tentang makhluk hidup (hewan dan tumbuhan). Proses kimia yang berlangsung dalam makhluk hidup meliputi pencernaan makanan, pernapasan, metabolisme, fermentasi,fotosintesis dan lain-lain. Untuk mempelajari hal tersebut, diperlukan pengetahuan tentang struktur dan sifat senyawa yang ada, seperti karbohidrat, protein, vitamin, enzim, lemak, asam nukleat dan lain-lain. Meskipun secara umum, bidang ini lebih erat kaitannya dengan ilmu biologi, namun manfaat ilmu kimia juga nyatanya sedikit banyak berpengaruh dalam bidang biologi ini.

5. Manfaat Ilmu Kimia – Bidang Hukum

Anda bingung apa kaitan bidang hukum dengan ilmu kimia? Bidanghukum secara langsung memang tidak ada hubungan dengan ilmu kimia, namun manfaat ilmu kimia dalam bidang hukum ini dapat dirasakan ketika diberlakukannya pemeriksaan peralatan buktikriminalitas (kriminologi). Bagian tubuh tersangka dapat diperiksa dengan memeriksa struktur DNA-nya karena struktur DNA setiap orang berbeda-beda. Pemeriksaan ini melibatkan ilmu kimia.

6. Manfaat Ilmu Kimia – Bidang Mesin

Manfaat Ilmu kimia juga bisa mengenai bidang permesinan yaitu mempelajari sifat dan komposisi logam yang baik untuk pembuatanmesin, mempelajari sifat, komposisi bahan bakar dan minyak pelumas mesin.

7. Manfaat Ilmu Kimia – Bidang Teknik Sipil

Bahan-bahan yang digunakan dalam bidang ini adalah semen, kayu, cat, paku, besi, paralon (pipa PVC), lem dan sebagainya. Semua bahan tersebut dihasilkan melalui riset yang berdasarkan ilmu kimia. Manfaat ilmu kimia dalam hal ini adalah agar bahan-bahan bangunan tersebut dapat diketahui kelebihan serta kekurangannya, sehingga dapat meminimalisir kecelakaan dikemudian hari.
Melihat begitu banyaknya kaitan antara ilmu kimia dan bidang-bidang kehidupan manusia, maka  sangatlah jelas bahwa  manfaat ilmu kimiamemegang peranan penting dalam kehidupan manusia. Kehadirannya menyeimbangkan kehidupan manusia untuk selaras dengan peningkatan kualitas hidup di muka bumi.


Metode ilmiah

Metode ilmiah atau proses ilmiah (bahasa Inggris: scientific method) merupakan proses keilmuan untuk memperoleh pengetahuan secara sistematis berdasarkan bukti fisis. Ilmuwan melakukan pengamatan serta membentuk hipotesis dalam usahanya untuk menjelaskan fenomena alam. Prediksi yang dibuat berdasarkan hipotesis tersebut diuji dengan melakukan eksperimen. Jika suatu hipotesis lolos uji berkali-kali, hipotesis tersebut dapat menjadi suatu teori ilmiah.

Unsur metode ilmiah

Unsur utama metode ilmiah adalah pengulangan empat langkah berikut:
  1. Karakterisasi (pengamatan dan pengukuran)
  2. Hipotesis (penjelasan teoretis yang merupakan dugaan atas hasil pengamatan dan pengukuran)
  3. Prediksi (deduksi logis dari hipotesis)
  4. Eksperimen (pengujian atas semua hal di atas)